5 Cara Membuat Rumah Bergaya Prancis

Banyak orang yang ingin rumahnya memiliki suasana yang baru, nyaman namun memiliki tampilan mewah. Ada juga beberapa orang yang bosan dengan gaya rumah yang biasa ada di Indonesia, sehingga mencoba melihat tampilan rumah di negara – negara lain, seperti misalnya Jepang, Korea, dan gaya rumah Amerika.

Tapi kini banyak yang mencoba mengaplikasikan rumah dengan gaya Prancis pada rumah mereka. Selain memiliki kesan mewah, rumah bergaya Prancis biasanya akan terlihat sangat artistik. Selain itu rumah dengan desain interior ala prancis akan membuat hunian menjadi terasa lebih dramatis juga romantis. Lalu apa saja yang perlu dilakukan agar memiliki tampilan rumah ala Prancis? Berikut ulasannya.

Rumah Ala Prancis

1.Pasangkan Lukisan

Hal pertama yang menjadi perhatian agar rumah kamu dapat memiliki tmapilan layaknya rumah – rumah Prancis, cobalah memasang lukisan lama pada bagian dinding rumah. Di dalam dunia mode, Prancis memang kerap kali menampilkan gaya yang tampak apa adanya, namun jika diperhatikan tampilan itu masih terlihat Chic.

Ini juga berlaku pada tampilan rumah, kamu dapat mengaplikasikan gaya interior yang tampak sederhana namun memiliki kesan Vintage. Coba pasanglah lukisan lama pada dinding rumah Anda dan tambahkan hiasan seperti vas putih yang terdapat tenaman segar, jadi aka nada kesan yang tampak manis.

2.Letakkan Cermin Antik

Selain memanfaatkan lukisan, Anda juga dapat menambahkan cermin sebagai pelengkap dan sebagai bagian dari elemen dekorasi yang akan semakin membuat interior rumah Anda tampak lebih bergaya Prancis.

Kalau ada cermin yang sudah antik, bisa juga letakkan cermin tersebut di dalam kamar dan menggabungkannya dengan meja rias yang bergaya minimalis. Cermin yang memiliki desain menarik atau memiliki ukiran akan semakin menambah kesan cantik pada ruangan.

3.Dominasi Cat Putih

Ketika memilih rumah dengan gaya ala Prancis, kamu bisa memberikan gaya yang kasual dan memberikan juga rasa yang nyaman ketika berada di dalam rumah. Jika kamu memperhatikan hunian – hunian ala prancis, mereka biasa memiliki dinding yang didominasi dengan warna putih. Ini merupakan bagian yang paling khas dari rumah ala Prancis.

Meski rumah menjadi tampak polos, tapi warna ini cocok untuk diaplikasikan karena akan menambah kesan luas pada ruangan. Selain itu penggunaan warna putih ini merupakan salah satu cara untuk bisa menunjukkan kesan yang Vintage namun tetap segar dan modern.

Jadi Anda akan semakin memiliki kebebasan dalam mengkreasikan peletakan ornament dalam berbagai warna.

4.Gunakan Chandelier

Sebagai penyempurna kesan Prancis dalam rumah, cobalah dengan menghadirkan Chandelier agar interior rumah menjadi unik dan klasik. Chandelier dalam semakin menyempurnakan gaya Prancis ini karena aka nada sentuhan kemewahan dalam interior rumah.

Coba pilih lampu gantung yang berwarna emas dan memiliki kesan Vintage, atau pilih chandelier yang memiliki bentuk unik juga klasik. Dengan adanya Chandelier ini, ruangan akan semakin tampak berkilau dan juga langit – langit rumah menjadi ada kesan original.

5.Bunga Segar

Cara terakhir untuk membuat ruangan menjadi tampak ala Prancis adalah dengan menambahkan bunga segar pada ruangan. Cara ini dinilai akan memberikan gaya yang segar dan klasik, selain itu mudah untuk mengaplikasikan ini pada rumah maupun apartemen. Dari segi estetika, bunga yang dirangkai akan menjadi sentuhan yang sempurna bagi rumah Anda.

Itulah beberapa cara yang dapat dilakukan untuk bisa menerapkan desain rumah yang memiliki gaya Prancis. Semoga bermanfaat!

Rumah Adat Betawi untuk Inspirasi

Terdapat ragam adat budaya yang ada di Indonesia, jadi jangan heran kalau Indonesia menjadi salah satu negara terunik yang bukan hanya dikagumi oleh masyarakatnya saja, tapi juga masyarakat Internasional. Nah, kali ini kami akan membahas salh satu rumah adat yang dimiliki Indonesia, yaitu rumah adat Betawi.

Seperti yang kita ketahui bersama kalau rumah adat Betawi merupakan salah satu suku di Indonesia yang mayoritasnya tingga di Jakarta. Terdapat setidaknya 4 jenis rumah adat betawi. Masing – masingnya memiliki keunikannya tersendiri. Kira – kira seperti apa, ya? Berikut ulasannya.

Jenis Rumah Adat Betawi

1.Rumah Adat Kebaya

Pertama adalah rumah adat Kebaya, namanya terinspirasi dari bentuk desain atapnya yang jika dilihat dari samping menyerupai bentuk lipatan kebaya. Bentuk atap inilah yang menjadi ciri khas dari rumah adat satu ini.

Rumah adat ini menjadi salah stau rumah adat Betawi yang biasa digunakan oleh mereka yang merupakan masyarakat kalangan menengah ke atas. Hal itu dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti gaya juga material bangunan yang digunakan.

Jika dilihat secara keseluruhan, atapnya merupakan genteng tanah liat atau daun kirai yang dianyam, lalu pondasinya berupa batu yang disusun secara berumpak dan disangga tiang – tiang kokoh, konstruksinya kuda – kuda dan terbuat dari kayu gowok dan juga kayu kecapi, dudukan pada atapnya menggunakan bambu yang dibela untuk membuat reng dan bambu utuhnya dibuat kaso.

Material yang biasa digunakan untuk membangun rumah ini adalah kayu nangka dan dicat dengan menggunakan warna – warna cerah. Biasanya juga terbuat dari kombinasi bambu dan bata.

2.Rumah Adat Gundang

Rumah adat Gundang ini merupakan yang sering kita lihat di film – film yang menunjukkan budaya Betawi. Pada umumnya rumah adat ini dapat ditemui di daerah – daerah yang terpencil. Rumah ini memiliki bentuk persegi panjang. Untuk ukiran yang ada di rumah ini, tergantung dari kebutuhan si pemilik rumah.

Hanya ada 2 bagian di rumah ini, yaitu depan dan tengah. Bagian belakangnya sudah digabungkan dengan bagian tengahnya. Ada fungsi tersendiri dari bagian depan dan tengah ini. Pada bagian depan, digunakan untuk menerima tamu dan menjamu. Sedangkan untuk bagian tengahnya merupakan ruang keluarga, kamar tidur, dapur, dan tempat – tempat pribadi lainnya.

3.Rumah Adat Joglo

Rumah Adat Joglo ini berbeda dengan rumah adat yang ada di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Tapi memang rumah adat ini memiliki tampilan dan juga gaya yang dipengaruhi oleh budaya Jawa. Biasanya rumah jenis ini mudah untuk ditemukan pada daerah perkotaan.

Pada atapnya, dibangun dengan bentuk bujur sangkar dan memiliki pembagian ruangan yang cukup sama dengan rumah adat Kebaya. Yaitu ada ruang depan, tengah, dan belakang.

4.Rumah Adat Panggung

Yang terakhir adalah rumah adat Panggung yang sesuai dengan namanya, merupakan rumah dengan konstruksi rumah panggung. Biasanya rumah ini digunakan oleh mereka yang tinggal di dekat dengan pesisir pantai.

Konstruksi rumah ini menyesuaikan dengan alam yang ada di pesisir. Rumah akan terhindar dari terangan ombak yang bisa mencapai ke permukaan ketika air laut sedang terjadi pasang. Biasanya rumah adat ini menggunakan material berupa bambu dan kayu, untuk atap menggunakan genteng tanah liat.

Umumnya rumah ini berbentuk persegi panjang dan memiliki tangga di bagian depan untuk menjadi akses menuju bangunan utamanya. Ada ciri khas yang bisa membuat ruma adat ini berbeda dari rumah panggung lain, yaitu pada ventilasinya dibentuk belaj ketupat, segi empat, atau juga setengah lingkaran.

Itulah beberapa penjelasan mengenai rumah adat Betawi yang wajib untuk diketahui, semoga dapat terinspirasi!

Desain Rumah Minimalis Murah

Kini semakin banyak orang yang memilih untuk membangun rumah minimalis yang sederhana. Banyak keuntungan yang didapatkan dari membangun rumah yang minimalis. Apalagi rumah jenis ini dapat dibangun dengan tanpa harus mengeluarkan banyak biaya. Apalagi rumah yang minimalis memiliki biaya perawatan yang lebih sedikit dibandingkan dengan rumah yang mewah.

Sering kali rumah yang minimalis ini dipilih oleh keluarga yang milenial. Lalu apakah Anda termasuk diantara orang – orang yang lebih menyukai gaya rumah yang minimalis? Kalau iya, berikut ini terdapat beberapa gaya rumah yang bisa Anda aplikasikan untuk hunian keluarga Anda.

Desain Rumah Minimalis  Terbaik

1.Desain Rumah Minimalis 1 Lantai

Desain rumah minimalis pertama yang bisa dicoba untuk diaplikasikan adalah rumah yang tidak memiliki halaman belakang. Rumah ini tampak nyaman dengan tambahan penggunaan parquet yang cocok untuk dipakai santai sambil meminum teh pada sore hari. Selain sederhana, dengan penggunaan warna cat dan lantai yang sedana dipadu padankan dengan barang bertema monokrom sepertinya cocok untuk rumah ini.

Selain itu,, bisa juga dengan model Plan Landed House Minimalist yang bisa diaplikasikan. Ukuran dapur yang ada bisa dibuat menjadi lebih besar jika memang gemar memasak. Sesuaikanlah dengan kebutuhan Anda namun tetap sesuai dengan lahan dan menerapkan pemaksimalan lahan.

Lalu untuk menambah warna dalam rumah, bisa meletakkan beberapa tanaman yang diletakkan di sudut rumah. Ini dimaksudkan agar rumah tetap memiliki nuansa hijau. Gunakan juga cat yang memiliki warna netral dan dapat membuatnya menjadi terlihat lebih lapang.

Sedangkan bagaimana jika memiliki anak yang lebih dari 1 sedangkan lahan tidak cukup luas? Hal ini bisa diakali dengan penggunaan single bed yang setidaknya bisa menampung 2 – 3 anak dalam 1 kamar.

Tapi jika Anda ingin memiliki halaman pada rumah, Anda harus bisa merelakan rumah menjadi sedikit lebih sempit. Namun keuntungan yang didapatkan adalah Anda menjadi memiliki ruang untuk mobil, untuk anak bermain, dan suasana menjadi sejuk serta nyaman.

2.Desain RUmah Minimalis 2 Lantai

Jika ingin 2 lantai Anda memiliki cukup banyak opsi yang bisa dipilih. Seperti menerapkan sistem kalau lantai bawah hanya digunakan untuk kegiatan bersama dan bukan untuk aktivitas pribadi. Jadi di ruang tamu bisa diletakkan ruang keluarga, ruang makan, dapur, atau pun kamar pembantu.

Tapi jika tanah yang hendak dibangun lebih confong lebar ke samping, maka ini bisa menjadi keuntungan karena bisa dijadikan tempat meletakkan mobil. Atau bisa juga menjadi lahan yang dijadikan taman. Mungkin taman yang sederhana, namun tetap dapat memberikan kenyamanan bagi penghuninya.

Anda juga dapat menambahkan kolam untuk membuat Anda merasa seperti liburan setiap harinya. Selain itu pengadaan kolam juga bisa membuat rumah menjadi terasa lebih teduh, tenang, nyaman, juga santai.

Hanya memiliki tanah kecil tapi tetap ingin memiliki garasi mobil? Nah, Anda bisa memanfaatkan lantai 1 sebagai garasi mobil Anda dan lantai 2 sebagai rumah. Menarik bukan?

Ide dan konsep yang ada di atas bisa disesuaikan dengan kebutuhan Anda. PAstikan rumah minimalis Anda menggunakan lahan semaksimal mungkin dan juga tetap nyaman untuk seluruh anggota keluarga. Pastikan juga rumah tersebut sebelum di bangun, Anda sudah menyetujui gambarannya. Jangan sampai nanti ketika rumah sudah jadi dan Anda menyesali banyak hal. Pikirkan matang – matang sebelum membangun rumah. Semoga bermanfaat!

Ciri Desain Interior Ala Korea

Saat sedang menyaksikan drama Korea, apalah kamu memperhatikan rumah dari para karakternya yang tampak sederhana, nyaman, namun terkesan indah dan enak untuk dipandang? Hal ini membuat desain interior ala Korea semakin disukai oleh banyak orang karena konsepnya yang simpel dan membuat rumah menjadi tampak semakin kekinian.

Jika kamu tertarik dengan rumah interior yang bergaya Korea, tidak ada salahnya mempercantik hunian rumah dengan menyiapkan konsep dari rumah kamu secara lebih matang. Berikut ini adalah beberapa tips yang bisa membantu kamu dalam mewujudkan desain interior ala Korea yang diinginkan.

Tips Desain Interior Ala Korea

1.Sistem Pencahayaan Lembut

Salah satu yang menjadi ciri khas dari desain interior Korea adalah pencahayaannya yang terang namun lembut. Sebaiknya gunakan pencahayaan dengan sistem sentral di bagian tengah ruangan dan dengan menggunaka kap lampu, hal ini membuat cahaya yang dikeluarkan dari lampu tidak akan terlalu silau. Penggunaan dari kap lampu ini juga dapat membantu untuk menyebarkan cahaya menjadi lebih merata ke seluruh ruangan.

2.Pencahayaan Alami yang Maksimal

Bukan hanya mengandalkan sistem pencahayaan dari lampu, kamu juga harus memperhatikan pecahayaan yang alami dari luar rumah. Usahakan untuk bisa menempakan jendela – jendela besar yang mengarah kepada matahari terbit. Selain itu dapat juga mengandalkan Skylight yang bisa memaksimalkan pencahayaan alami untuk masuk ke dalam rumah. Keindahan dari interior akan semakin menonjol jika ditunjuang dengan sistem pencahayaan yang indah.

3.Penggunaan Lantai dan Furniture Kayu

Kayu yang berwarna gelap sangat tidak cocok dengan budaya Korea. Nah, sebaiknya bagian lantai gunakanlah furniture kayu yang memiliki warna cerah. Kamu dapat menggunakan kayu pinus sebagai lantai kayu untuk interior rumah. Furniture dan lantai kayu yang memiliki warna cerah akan membuat rumah menajdi memiliki kesan sejuk dan juga nyaman.

4.Konsep Ruangan Terbuka

Desain rumah yang ada di Korea juga biasanya minim dengan sekat. Hal ini bukan hanya sekedar dapat membuat rumah menjadi semakin tampak otentik, namun juga dapat menjadi pilihan yang tepat jika rumah kamu merupakan rumah yang berukuran mungil.

Bisa gabungkan 2 – 3 ruangan menjadi 1 dan menyatukan ruang keluarga dengan ruang makan. Pastikan jika semua barang yang ada di rumah tertata dengan baik dan rapi agar konsep ini tidak akan membuat rumah kamu malah terkesan sumpek.

5.Perpaduan Warna yang Serasi dan Sederhana

Pada rumah Korea, mereka memiliki rumah yang warnanya seherhana. Biasanya perpaduan untuk warna pada bagian interior tidaklah lebih dari 3 warna supaya tidak memiliki kesan yang terlalu berlebihan. Misalnya seperti memadukan warna putih, abu – abu, dan juga coklat muda. Selain itu perpaduan warna ini selalu menarik dan tidak akan terkesan merupakan gaya yang ketinggalan zaman.

6.Lantai Sebagai Sentra Aktivitas

Korea dan Jepang hampir memiliki budaya yang sama. Mereka banyak melakukan aktivitas di lantai rumah, sebabnya lantai harus didesain semaksimal mungkin agar bisa mendukung kegiatan selama beraktivitas di lantai. Selain menggunakan lantai kayu, kamu juga bisa pasang karpet atau meja pendek serta pelengkap lainnya. Lanyai yang nyaman akan membuat aktivitas dalam rumah menjadi lebih leluasa.

Nah, itulah beberapa tips yang bisa diaplikasikan untuk desain interior rumah kamu. Semoga menjadi inspirasi yang baik dan membantu kamu dalam menentukan desain interior yang indah dan sesuai keinginan. Selamat mencoba!

Inspirasi rumah bergaya Eropa

Bosan dengan gaya rumah di Indonesia yang cengderung itu – itu saja dan sudah banyak dimana – mana? Bagaimna degan mencoba bgaya rumah ala Eropa? Rumah gaya Eropa sendiri merupakan rumah yang memiliki gaya arsitektur ikonik dan berbeda dari jenis rumah lainnya.Rumah dengan konsep Eropa juga bisa dengan mudah untuk di temukan di berbagai negara. Hal ini karena dulu Eropa sempat menjajah banyak negara dan meninggalkan bangunan mereka.

Lalu seperti apa rumah Eropa yang dapat dijadikan inspirasi? Berikut ini ada beberapa rekomendasi rumah Eropa yang bisa dijadikan inspirasi untuk membangun rumah Anda.

Rumah Ala Eropa

1.Gaya Eropa Modern dengan Balkon

Bagaimana jika membangun rumah bergaya Eropa bergaya kontemporer? Tidak memerlukan pilar atau ornamen mencolok lainnya. Tapi unsur Eropa ini bisa didapatkan dari balkon yang ada di lantai atas rumah.

Balkon biasanya merupakan tempat yang cocok untuk bersantai. Ukuran balkon sendiri disesuaikan dengan desain dari rumah Eropa dan juga ukurannya. Karena balkon berada di lantai atas, maka area balkon memiliki pengaman yang bisa berupa besi atau batu bata.

Umumnya Balkon dapat di hias seperti dekorasi ala Eropa.

2.Ala victorian Mewah

Rumah Eropa biasanya lebih identik dengan kemewahan, apalagi rumah yang memiliki unsur Victorian. Gaya ini muncul pada abad pertengahan sampai ke akir abad ke19 di masa kekuasaan ratu Victoria.

Bukan hanya identik dengan material batunya saja, namun juga menggunakan kayu untuk dibagian ekteriornya. Konsep yang dimiliki juga tidak berbeda jauh dengan gaya ala Eropa lainnya, yaitu dekorasi rumit yang asimetris tampak dibagian depan rumah.

Pada bagian atapnya gaya ini cenderung rumit dengan perpaduan bentuk kerucut sampai limas. Desain ini juga sangat dikagumi karena arsitekturnya memiliki nilai seni yang sangat tinggi.

3.Rumah Ala Eropa Modern dengan Pilar

Hingga kini masih sering ditemui rumah bergaya Eropa yang lengkap dengan pilar – pilar menjulang. Karena pada umumnya memang rumah Eropa berukuran besar, sehingga membutuhkan pilar untuk bagian depan rumahnya.

Biasanya ada 2 buah pilar di rumah bergaya Eropa, yaitu di posisi kiri dan kanan akses pintu masuk. Pilar ini bisa menjulang sampai ke atap rumah dan biasa berbentuk silinder, tergantung bagaimana desain rumah tersebut.

Bukan hanya dibagian luarnya saja, tapi juga banyak rumah yang memiliki pilar di dalamnya. Biasa digunakan sebagai pembatas ruangan atau pada area tertentu. Meski memiliki gaya yang modern, rumah seperti ini masih termasuk ke dalam rumah bergaya Eropa.

4. Rumah Klasik Eropa dengan Ornamen

Ciri Khas rumah bergaya Eropa merupakan detail ornamennya yang digunakan, baik di eksterior atau di Interiornya. Beberapa rumah biasanya depannya menggunakan batu bata dan dilapisi dengan cat dan diukir cantik di sekitar jendela dengan warna yang mengkilap laiknya emas.

Model rumah ini juga biasa menggunakan batu alam dan menggunakan bunga atau tanaman hijau. Ada juga yang memanfaatkan lampu dinding yang terkesan antik di dekat jendela. Lalu pada bagian interiornya, beragam macam elemen dekorasi digunakan. Bukan hanya sebagai penghias dibagian interior saja, mereka juga menggunakan barang – barang dengan nilai tinggi untuk bagian interior.

Interior juga banyak dihiasi dengan benda – benda seperti patun, barang antik, lukisan, dan juga barang – barang mewah lainnya.

Jadi bagaimana? Tertarik untuk membangun rumah dengan konsep ala Eropa?

Desain Inspirasi Rumah Jepang yang Minimalis

Jepang merupakan negara yang memiliki daya tarik luar biasa dan dikenal memiliki budaya yang unik. Negeri sakura ini juga memiliki desain rumah yang berbeda dari negara lainnya. Mereka seakan mampu menggabungkan desain rumah yang tradisional namun nampak modern.

Kalau kamu tertarik untuk membuat rumah dengan bantuk yang minimalis dan memukau, berikut ini adalah beberapa desain rumah ala Jepang yang bisa dijadikan inspirasi.

Inspirasi Desain Rumah Ala Jepang

1.Mode Grid House

Kamu bisa mencoba untuk membuat rumah minimalis 2 lantai yang memiliki sistem metrik tradisional dan membuat tampilannya menjadi lebih mencolok jika dibandingkan dengan rumah lain yang ada di sekitarnya.

Desain dari rumah ini menggunakan material prefabricted yang memiliki ukuran yang bisa disesuaikan dengan modulnya.

Metode ini yang membuat perpaduan gaya dari kontemporer dan juga tradisional menjadi tampak lebih efisien.

2.Rumah di Minamimachi

Meski rumah ini memiliki kesan yang sederhana, tapi jika diperhatikan sebenarnya rumah ini memiliki tekstur yang tampak unik. Hal ini membuat tampilannya menjadi terlihat berbeda.

Tampilannya yang modern dan tidak mengaplikasikan dinding rumah Jepang yang biasanya dibuat dari kertas khusus. Meski demikian, kamu masih dapat merasakan kenyamanan dari rumah Jepang berdasar kepada pemilihan dari bahan kayu yang dominan.

3.Rumah di Midorigaoka

Selanjutnya ada rumah dengan gaya Jepang minimalis yang akan tampak kontras jika dibandingkan dengan hunian lain disekitarnya meski memiliki tampilan yang sederhana. Tapi kesederhanaan itulah yang menjadi kunci utama untuk bisa menampilkan desain kontemporer, sebuah desain yang diharapkan dari hunian satu ini.

Selain itu untuk bisa mendapatkan hunian jenis ini, membutuhkan pemilihan material yang cermat dan benar – benar akan membuat rumah menjadi lebih nyaman untuk ditinggali.

4.Rumah Concrete Box

Perpaduan desain tradisional dan modern bisa sangat terasa dari rumah satu ini. Dapat dilihat dari rasio bahan yang dibuat dari kayu dan juga beton. Meski memiliki kesan tampak seperti rumah masa kini, tapi masih bisa dilihat hunian dengan sentuhan jepang di dalamnya.

5.Slice of the City

Saat mendesain rumah satu ini, arsitek harus bisa membangun rumah dengan gaya Jepang yang dapat membuatnya memaksimalkan cahata yang masuk tapi juga harus menjaga privasi.Hal ini dilakukan agar blok besar yang terbagi oleh boud vertikal, dan cahaya bisa diteruskan masuk ke dalam rumah.

6.Light Grain

Light Grain merupakan sebuah rumah yang memiliki desain khusus untuk menyeimbangkan pencahayaan, privasi, dan juga ventilasi yang ada di dalam rumah.

Desain ini akan membuat cahaya menjadi lebih dapat measuk dengan melewati jendela – jendela yang terdapat pada dinding berlubang yang ada di depan rumah.

Dinding yang memiliki lubang ini bisa bermanfaat untuk pencahayaan dan juga ventilasi yang dapat mempercantik tampilan bangunan secara keseluruhan.

7.Relation

Terakhir ada Relation, rumah yang mengedepankan penggunaan struktur beton sebagai tampilan dari rumah ini. Interiornya mengedepankan pengaplikasian desain mezanin untuk dapat membuat ruangan tambahan di dalam rumah.

Tentunya pengambilan keputusan ini akan menghasilkan sebuah rumah minimali yang tampak Jepang dan dapat mengakali pembarasan ruangan dan mengedepankan privasi penghuni di dalamnya.

Itu tadi adalah beberapa rekomendasi rumah ala Jepang yang mungkin bisa dijadikan inspirasi untuk gaya rumah yang sedang direncanakan. Apakah tertarik untuk membangun salah satu jenis rumah yang ada di atas?