Monthly Archives: June 2020

Ciri Desain Interior Ala Korea

Saat sedang menyaksikan drama Korea, apalah kamu memperhatikan rumah dari para karakternya yang tampak sederhana, nyaman, namun terkesan indah dan enak untuk dipandang? Hal ini membuat desain interior ala Korea semakin disukai oleh banyak orang karena konsepnya yang simpel dan membuat rumah menjadi tampak semakin kekinian.

Jika kamu tertarik dengan rumah interior yang bergaya Korea, tidak ada salahnya mempercantik hunian rumah dengan menyiapkan konsep dari rumah kamu secara lebih matang. Berikut ini adalah beberapa tips yang bisa membantu kamu dalam mewujudkan desain interior ala Korea yang diinginkan.

Tips Desain Interior Ala Korea

1.Sistem Pencahayaan Lembut

Salah satu yang menjadi ciri khas dari desain interior Korea adalah pencahayaannya yang terang namun lembut. Sebaiknya gunakan pencahayaan dengan sistem sentral di bagian tengah ruangan dan dengan menggunaka kap lampu, hal ini membuat cahaya yang dikeluarkan dari lampu tidak akan terlalu silau. Penggunaan dari kap lampu ini juga dapat membantu untuk menyebarkan cahaya menjadi lebih merata ke seluruh ruangan.

2.Pencahayaan Alami yang Maksimal

Bukan hanya mengandalkan sistem pencahayaan dari lampu, kamu juga harus memperhatikan pecahayaan yang alami dari luar rumah. Usahakan untuk bisa menempakan jendela – jendela besar yang mengarah kepada matahari terbit. Selain itu dapat juga mengandalkan Skylight yang bisa memaksimalkan pencahayaan alami untuk masuk ke dalam rumah. Keindahan dari interior akan semakin menonjol jika ditunjuang dengan sistem pencahayaan yang indah.

3.Penggunaan Lantai dan Furniture Kayu

Kayu yang berwarna gelap sangat tidak cocok dengan budaya Korea. Nah, sebaiknya bagian lantai gunakanlah furniture kayu yang memiliki warna cerah. Kamu dapat menggunakan kayu pinus sebagai lantai kayu untuk interior rumah. Furniture dan lantai kayu yang memiliki warna cerah akan membuat rumah menajdi memiliki kesan sejuk dan juga nyaman.

4.Konsep Ruangan Terbuka

Desain rumah yang ada di Korea juga biasanya minim dengan sekat. Hal ini bukan hanya sekedar dapat membuat rumah menjadi semakin tampak otentik, namun juga dapat menjadi pilihan yang tepat jika rumah kamu merupakan rumah yang berukuran mungil.

Bisa gabungkan 2 – 3 ruangan menjadi 1 dan menyatukan ruang keluarga dengan ruang makan. Pastikan jika semua barang yang ada di rumah tertata dengan baik dan rapi agar konsep ini tidak akan membuat rumah kamu malah terkesan sumpek.

5.Perpaduan Warna yang Serasi dan Sederhana

Pada rumah Korea, mereka memiliki rumah yang warnanya seherhana. Biasanya perpaduan untuk warna pada bagian interior tidaklah lebih dari 3 warna supaya tidak memiliki kesan yang terlalu berlebihan. Misalnya seperti memadukan warna putih, abu – abu, dan juga coklat muda. Selain itu perpaduan warna ini selalu menarik dan tidak akan terkesan merupakan gaya yang ketinggalan zaman.

6.Lantai Sebagai Sentra Aktivitas

Korea dan Jepang hampir memiliki budaya yang sama. Mereka banyak melakukan aktivitas di lantai rumah, sebabnya lantai harus didesain semaksimal mungkin agar bisa mendukung kegiatan selama beraktivitas di lantai. Selain menggunakan lantai kayu, kamu juga bisa pasang karpet atau meja pendek serta pelengkap lainnya. Lanyai yang nyaman akan membuat aktivitas dalam rumah menjadi lebih leluasa.

Nah, itulah beberapa tips yang bisa diaplikasikan untuk desain interior rumah kamu. Semoga menjadi inspirasi yang baik dan membantu kamu dalam menentukan desain interior yang indah dan sesuai keinginan. Selamat mencoba!

Inspirasi rumah bergaya Eropa

Bosan dengan gaya rumah di Indonesia yang cengderung itu – itu saja dan sudah banyak dimana – mana? Bagaimna degan mencoba bgaya rumah ala Eropa? Rumah gaya Eropa sendiri merupakan rumah yang memiliki gaya arsitektur ikonik dan berbeda dari jenis rumah lainnya.Rumah dengan konsep Eropa juga bisa dengan mudah untuk di temukan di berbagai negara. Hal ini karena dulu Eropa sempat menjajah banyak negara dan meninggalkan bangunan mereka.

Lalu seperti apa rumah Eropa yang dapat dijadikan inspirasi? Berikut ini ada beberapa rekomendasi rumah Eropa yang bisa dijadikan inspirasi untuk membangun rumah Anda.

Rumah Ala Eropa

1.Gaya Eropa Modern dengan Balkon

Bagaimana jika membangun rumah bergaya Eropa bergaya kontemporer? Tidak memerlukan pilar atau ornamen mencolok lainnya. Tapi unsur Eropa ini bisa didapatkan dari balkon yang ada di lantai atas rumah.

Balkon biasanya merupakan tempat yang cocok untuk bersantai. Ukuran balkon sendiri disesuaikan dengan desain dari rumah Eropa dan juga ukurannya. Karena balkon berada di lantai atas, maka area balkon memiliki pengaman yang bisa berupa besi atau batu bata.

Umumnya Balkon dapat di hias seperti dekorasi ala Eropa.

2.Ala victorian Mewah

Rumah Eropa biasanya lebih identik dengan kemewahan, apalagi rumah yang memiliki unsur Victorian. Gaya ini muncul pada abad pertengahan sampai ke akir abad ke19 di masa kekuasaan ratu Victoria.

Bukan hanya identik dengan material batunya saja, namun juga menggunakan kayu untuk dibagian ekteriornya. Konsep yang dimiliki juga tidak berbeda jauh dengan gaya ala Eropa lainnya, yaitu dekorasi rumit yang asimetris tampak dibagian depan rumah.

Pada bagian atapnya gaya ini cenderung rumit dengan perpaduan bentuk kerucut sampai limas. Desain ini juga sangat dikagumi karena arsitekturnya memiliki nilai seni yang sangat tinggi.

3.Rumah Ala Eropa Modern dengan Pilar

Hingga kini masih sering ditemui rumah bergaya Eropa yang lengkap dengan pilar – pilar menjulang. Karena pada umumnya memang rumah Eropa berukuran besar, sehingga membutuhkan pilar untuk bagian depan rumahnya.

Biasanya ada 2 buah pilar di rumah bergaya Eropa, yaitu di posisi kiri dan kanan akses pintu masuk. Pilar ini bisa menjulang sampai ke atap rumah dan biasa berbentuk silinder, tergantung bagaimana desain rumah tersebut.

Bukan hanya dibagian luarnya saja, tapi juga banyak rumah yang memiliki pilar di dalamnya. Biasa digunakan sebagai pembatas ruangan atau pada area tertentu. Meski memiliki gaya yang modern, rumah seperti ini masih termasuk ke dalam rumah bergaya Eropa.

4. Rumah Klasik Eropa dengan Ornamen

Ciri Khas rumah bergaya Eropa merupakan detail ornamennya yang digunakan, baik di eksterior atau di Interiornya. Beberapa rumah biasanya depannya menggunakan batu bata dan dilapisi dengan cat dan diukir cantik di sekitar jendela dengan warna yang mengkilap laiknya emas.

Model rumah ini juga biasa menggunakan batu alam dan menggunakan bunga atau tanaman hijau. Ada juga yang memanfaatkan lampu dinding yang terkesan antik di dekat jendela. Lalu pada bagian interiornya, beragam macam elemen dekorasi digunakan. Bukan hanya sebagai penghias dibagian interior saja, mereka juga menggunakan barang – barang dengan nilai tinggi untuk bagian interior.

Interior juga banyak dihiasi dengan benda – benda seperti patun, barang antik, lukisan, dan juga barang – barang mewah lainnya.

Jadi bagaimana? Tertarik untuk membangun rumah dengan konsep ala Eropa?

Desain Inspirasi Rumah Jepang yang Minimalis

Jepang merupakan negara yang memiliki daya tarik luar biasa dan dikenal memiliki budaya yang unik. Negeri sakura ini juga memiliki desain rumah yang berbeda dari negara lainnya. Mereka seakan mampu menggabungkan desain rumah yang tradisional namun nampak modern.

Kalau kamu tertarik untuk membuat rumah dengan bantuk yang minimalis dan memukau, berikut ini adalah beberapa desain rumah ala Jepang yang bisa dijadikan inspirasi.

Inspirasi Desain Rumah Ala Jepang

1.Mode Grid House

Kamu bisa mencoba untuk membuat rumah minimalis 2 lantai yang memiliki sistem metrik tradisional dan membuat tampilannya menjadi lebih mencolok jika dibandingkan dengan rumah lain yang ada di sekitarnya.

Desain dari rumah ini menggunakan material prefabricted yang memiliki ukuran yang bisa disesuaikan dengan modulnya.

Metode ini yang membuat perpaduan gaya dari kontemporer dan juga tradisional menjadi tampak lebih efisien.

2.Rumah di Minamimachi

Meski rumah ini memiliki kesan yang sederhana, tapi jika diperhatikan sebenarnya rumah ini memiliki tekstur yang tampak unik. Hal ini membuat tampilannya menjadi terlihat berbeda.

Tampilannya yang modern dan tidak mengaplikasikan dinding rumah Jepang yang biasanya dibuat dari kertas khusus. Meski demikian, kamu masih dapat merasakan kenyamanan dari rumah Jepang berdasar kepada pemilihan dari bahan kayu yang dominan.

3.Rumah di Midorigaoka

Selanjutnya ada rumah dengan gaya Jepang minimalis yang akan tampak kontras jika dibandingkan dengan hunian lain disekitarnya meski memiliki tampilan yang sederhana. Tapi kesederhanaan itulah yang menjadi kunci utama untuk bisa menampilkan desain kontemporer, sebuah desain yang diharapkan dari hunian satu ini.

Selain itu untuk bisa mendapatkan hunian jenis ini, membutuhkan pemilihan material yang cermat dan benar – benar akan membuat rumah menjadi lebih nyaman untuk ditinggali.

4.Rumah Concrete Box

Perpaduan desain tradisional dan modern bisa sangat terasa dari rumah satu ini. Dapat dilihat dari rasio bahan yang dibuat dari kayu dan juga beton. Meski memiliki kesan tampak seperti rumah masa kini, tapi masih bisa dilihat hunian dengan sentuhan jepang di dalamnya.

5.Slice of the City

Saat mendesain rumah satu ini, arsitek harus bisa membangun rumah dengan gaya Jepang yang dapat membuatnya memaksimalkan cahata yang masuk tapi juga harus menjaga privasi.Hal ini dilakukan agar blok besar yang terbagi oleh boud vertikal, dan cahaya bisa diteruskan masuk ke dalam rumah.

6.Light Grain

Light Grain merupakan sebuah rumah yang memiliki desain khusus untuk menyeimbangkan pencahayaan, privasi, dan juga ventilasi yang ada di dalam rumah.

Desain ini akan membuat cahaya menjadi lebih dapat measuk dengan melewati jendela – jendela yang terdapat pada dinding berlubang yang ada di depan rumah.

Dinding yang memiliki lubang ini bisa bermanfaat untuk pencahayaan dan juga ventilasi yang dapat mempercantik tampilan bangunan secara keseluruhan.

7.Relation

Terakhir ada Relation, rumah yang mengedepankan penggunaan struktur beton sebagai tampilan dari rumah ini. Interiornya mengedepankan pengaplikasian desain mezanin untuk dapat membuat ruangan tambahan di dalam rumah.

Tentunya pengambilan keputusan ini akan menghasilkan sebuah rumah minimali yang tampak Jepang dan dapat mengakali pembarasan ruangan dan mengedepankan privasi penghuni di dalamnya.

Itu tadi adalah beberapa rekomendasi rumah ala Jepang yang mungkin bisa dijadikan inspirasi untuk gaya rumah yang sedang direncanakan. Apakah tertarik untuk membangun salah satu jenis rumah yang ada di atas?

Desain Rumah Bergaya Amerika

Masing – masing dunia memiliki ciri khas dan keunikannya sendiri, termasuk dengan desan arsitektur rumahnya. Di Amerika misalnya, mereka memiliki gaya rumah yang berbeda dengan di Indonesia. Desain arsitektur rumah dengan gaya Amerika memang bisa dikatakan cukup populer di masyarakat dan sering dijadikan contoh. Hal ini didasari oleh beberapa faktor, seperti tampak simple, tapi memiliki tampilan yang menarik dan enak untuk dipandang mata.

Bahkan jika dibandingkan dengan yang ada di Jepang atau pun Eropa, rumah gaya Amerika bisa dikatakan timeless, sehingga cocok untuk waktu yang lama. Jadi apakah kamu tertarik untuk memiliki rumah dengan gaya Amerika? Kalau iya, simak ider arsitektur rumah berikut ini.

Rumah Gaya Amerika

1.Craftsman Bungalow

Pertama ada gaya Amerika Craftsman Bungalow, atau bungalow Pengrajin. Kenapa rumah ini diberi nama demikian? Hal ini karena gaya rumahnya muncul karena gerakan seni juga kerajinan yang ada di awal tahun 1900-an di Amerika.

Gaya yang kental dengan elemen kerajinan tangan ini biasa dibangun 2 tingkat dan juga memiliki beranda depan, atap yang terlihat rendah, juga jendela ganda yang tergantung pada bagian panel atas dan juga satu panel besar pada bagian bawah.

2.Rumah Bergaya Cape Cod

Cape Cod merupakan rumah gaya Amerika yang cukup populer dan juga merupakan salah satu yang paling bersejarah di dalam perkembangan arsitektur di Amerika. Hal ini dikarenakan gaya ini sudah ada sejak abad 17 lalu.

Awalnya gaya ini dibawa dan juga dipopulerkan oleh orang – orang inggris. Ciri khas dari rumah ini memiliki atap yang curam, jendela membingkai pintu depan, dan juga cerobong central.

3.Bergaya Peternakan (Ranch)

Biasanya jika menonton film Hollywood, kamu akan dengan mudah menemukan rumah dengan gaya Ranch ini. Rumah dengan gaya Ranch ini cukup populer dan diminati oleh banyak orang. Apalagi pada tahun 1940 – 1980, Ranch merupakan gaya rumah yang paling mendominasi pada kala itu. Biasanya rumah jenis ini memiliki garasi depan besar, pintu kaca, dan juga garis atap rendah.

4.Queen Anne

Rumah bergaya Queen Anne ini juga tidak kalah bersejarahnya dengan desain rumah lainnya. Desain ini merupakan desain arsitektur yang sudah banyak digunakan oleh masyarakat Amerika sejak jaman perang saudara. Sudah terbayang selama apa desain ini sudah ada di Amerikan?

Queen Anne memang bisa dikatakan memiliki desain yang unik dan juga memiliki warna yang cukup cerah. Bentuknya Asimetris, juga memiliki atap dengan bentuk menyerupai benteng ataupun kastil.

5.Colonial Revival

Bagi masyarakat Amerika Serikat, rumah dengan gaya Colonial Revival ini sangatlah bersejarah. Karena rumah ini meniru hunian sederhana dari para kolonis Amerika di masa penjajahan dulu.

Mungkin kamu sudah familiar dengan rumah yang jenis ini, dengan ciri khas berupa batu bata merah, jendela yang rata, bangunan yang simetris, juga pintu masuk megah, seakan membuat rumah ini memang unik.

6.Tudor Revival

Rumah Amerika yang satu ini terinspirasi dari kisah sejarah bangsa Tudor Inggris yang berusaha untuk masuk ke Amerika. Ciri khas dari Tudor Revival adalah oramen kayunya yang tampak kental. Selain itu juga garis atap rumah yang ada di rumah ini memiliki bentuk yang menyiku, jadi seperti segitiga tanpa alas. Rumah – rumah ini juga banyak di bangun di tahun 1920, terutama pada bagian timur laut dan juga Midwest Amerika.

Jadi bagaimana? Tertarik mendesain rumah dengan desain Amerika seperti di atas?

Ide untuk Rumah Modern Minimalis

Saat ini gaya rumah dengan desain yang minimalis namun tampak modern sangatlah populer. Hal ini dikarenakan gaya macam ini dianggap sebagai yang paling mewakili gaya hidup dari masyarakat urban yang menyukai gaya yang sederhana dan tidak lekang oleh waktu.

Bagi kamu yang ingin membangun hunian, bisa dimulai dengan rumah modern dan juga minimalis agar mudah untuk bisa melakukan perencanaan anggaran juga membuat proses dari pembangunan berjalan menjadi lebih efisien.

Denah Rumah Modern Minimalis Menarik

1.Terdiri dari 3 Kamar Tidur

Biasanya selain kenyamanan, pemilik rumah yang memiliki anak 2 atau lebih memikirkan faktor seperti tempat nyaman untuk tidur. Nah, rumah dengan 3 kamar tidur bisa membuat anggota keluarga masing – masingnya memiliki privasi masing – masing. Kalau bisa lengkapi juga dengan kamar mandi agar bisa menciptakan area yang persoal untuk semua penghuni rumah.

Lengkapi masing – masing kamar tidur dengan dinding kaca yang berukuran besar, agar dapat menyebarkan pantulan cahaya yang bisa digunakan untuk bersantai atau adakan area outdoor untuk melakukan olahraga yang ringan.

Kalau ingin membangun rumah sehat dengan privasi yang sangat maksimal, kamu bisa menerapkan ide ini pada rumah kamu nanti.

2.Rumah Bata Ekspos

Rumah jenis ini akan menggabungkan nuansa yang vintage, dengan modern. Jadi kamu sebagai penghuni rumah tidak akan merasa bosan saat berada di rumah kamu ini. Dibagian terasnya, kamu bisa membuat kesan vintage begitu terasa dengan penggunaan batu bata merah ekspos.

Lengkapi juga dengan penempatan meja panjang yang akan cocok untuk menjamu tamu. Selain itu pada bagian interiornya rumah dibuat menjadi lebih modern dengan menggunakan palet warna putih. Gunakanlah furniture yang kekinian.

3.Untuk Keluarga Kecil

Tanah berukuran kecil tidak akan mengahalangi kamu untuk membangun rumah impuan, karena kamu bisa memaksimakan pembangunan tanah dengan adanya 3 kamar tidur. Di denag rumah modern rumah mu, bisa buat kamr dengan ukuran cukup lega dan juga meminimalisir ukuran di bagian lorongnya.

Efisienkan juga untuk penempatan ruang tamu, dapur, dan ruang makan agar rumah semakin terasa sempurna. Jika bisa sisakan sedikit tempat di bagian depan rumah untuk taman kecil agar suasana rumah kecil-mu tampak indah.

4.Rumah dengan Teras Kecil

Jika biasanya teras hanya digunakan sebagai tempat berlalu – lalang, kamu bisa manfaatkan teras kecil di rumah untuk meletakkan tumbuhan. Disana semua penghuni rumah bisa melakukan rileksasi dan menenangkan jiwa. Disini penghuni rumah bisa menghirup udara segar yang ada di luar.

5.Rumah dengan 2 Kamar Tidur Anak tetap Minimalis

Bagi keluarga dengan anak, bisa juga buat kamar untuk anak. Satu kamar utama dan 2 kamar anak dirasa cukup untuk keluarga dengan 2-4 anak. Setiap kamar bisa dibuat memiliki preferensi dan gayanya tersendiri, disesuaikan dengan karakter dari si penghuni kamar tersebut.

Hal ini bisa membuat mereka menjadi lebih betah saat berada di rumah, meski tiap kamar memiliki gayanya yang berbeda, namun bisa gunakan nuansa monokrom yang konsistem di bagian luar kamar, juga pada dinding dan furnitur jadi tetap tampak kekinian.

Nah, itulah beberapa rumah dengan gaya modern minimalis yang isa kamu tiru untuk rumah kamu. Rumah jenis ini merupakan rumah yang tidak akan termakan jaman dan bisa dibuat sesuai dengan kebutuhan, membuatnya menjadi lebih praktis dan fungsional.

Trik Untuk Interior Rumah Kecil Namun Tetap Nyaman

Memiliki rumah kecil tidaklah selalu buruk, terkadang orang lebih nyaman berada di rumah kecil yang tetap memiliki kesan luas dan nyaman. Tapi saat memiliki rumah yang kecil, ada beberapa yang perlu dijadikan pertimbangan, seperti kita harus berhati – hati dalam menata ruangan agar tetap dapat terasa luas.

Selain itu dekorasi ruangan kecil juga harus tetap terdapat aspek fungsional da nada keunikannya tersendiri. Untuk lengkapnya, mari simak ulasan berikut ini.

Trik Interior untuk Rumah Kecil

Salah satu trik yang bisa digunakan saat sedang mendekorasi rumah yang kecil adalah dengan cara menggunakan barang yang tepat agar nantinya menghasilkan rumah yang tampak luas dan nyaman.

Jangan sampai kamu meletakkan banyak barang di rumah kecil kamu, karena hal ini akan membuat rumah menjadi lebih mudah untuk tampak berantakan. Belum lagi keadaan rumah yang akan semakin tampak sesak dan juga sempit. Jadi sebagai pemilik rumah kamu harus pintar – pintar memilih barang apa yang memang diperlukan untuk ada di dalam rumah.

Kamu bisa memilih interior mana yang sebaiknya digunakan, lalu singkirkan barang – barang yang tidak dibutuhkan. Cara mudah untuk menyingkirkan barang yang tidak diperlukan adalah dengan cara melihat apa sebenarnya fungsi dari benda itu.

Disarankan pilihlah barang yang bukan hanya dibutuhkan, namun juga barang yang dapat memiliki penggunaan ganda. Seperti misalnya lemari kecil yang bisa juga sekaligus digunakan sebagai meja di ruang tamu. Atau mungkin Laci yang bagian atasnya dapat digunakan untuk meletakkan lampu lantai atau barang lainnya.

Selain itu juga pilihlah perabotan dengan ukuran yang tidak terlalu besar ukurannya dan juga memiliki banyak fungsi. Disarankan juga untuk memikirkan sisi estetikanya, sehingga nanti interior rumah kecil kamu tampak enak untuk dilihat.

Setelah menyingkirkan barang, kini pikirkan sisi estetikanya. Hadirkanlah kesan unik di rumah kamu dan membuat rumah menjadi memiliki kesan yang berbeda dan tidak biasa. Kamu bisa memilih kursi dengan desain yang menarik, lampu dengan kap, dan juga laci berbentuk unik namun tetap fungsional.

Ada juga tantangan terbesar di dalam membangun rumah kecil, yaitu bagiamana cara untuk merancang sebuah penyimpanan yang memenuhi segala kebutuhan. Mungkin memiliki lemari yang besar memang dapat menjadi solusi, namun bisa juga bukan hal yang tepat.

Karena furniture yang besar malahan akan membuat rumah tampak sempit. Diperlukan kreatifitas yang baik saat hendak membuat ruangan – ruangan penyimpanan.

Ketika memeriksa setiap sudut rumah yang ada, ukur setiap sudut kosong yang mungkin tidak terapakai. Cobalah berpikir kreatif mengenai hal yang akan dilakukan untuk ruang kosong itu.

Kamu dapat melakukannya dengan cara merancang lemari pada bagian bawah tangga untuk area penyimpanan yang bisa digunakan untuk menyimpan sepatu, sandal, payung, atau jas hujan.

Lalu di area jendela bisa menjadi sebuah area untuk hiburan, seperti area membaca, bermain, atau menenangkan pikiran.

Terakhir ada suatu hal yang mungkin akan memberikan kesan unik untuk pemilihan dekorasi di rumah kamu, yaitu bermain dengan desain dengan gaya yang kamu sukai.

Pilihlah beragam warna dengan pola juga tekstur yang unik. Hal ini akan memberikan kesan tersendiri untuk siapa saja yang melihatnya.

Tambahkan juga beberapa aksesori untuk semakin meningkatkan kesan unik dan juga dapat menampilkan seperti apa kepribadianmu sebagai pemilih dari rumah itu. Jangan ragu untuk menambahkan elemen untuk menambah estetika di rumahmu sendiri.